Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Sehat
Pemkot Pekalongan ingatkan SPPG penuhi standar bangunan dapur MBG
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-06 23:17:50【Sehat】168 orang sudah membaca
PerkenalanWakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab pada acara pertemuan dengan SPPG program MBG di Pekalongan, b

Kami hadir bukan untuk menyalahkan, tapi untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi bahwa bangunan SPPG harus memenuhi standar keamanan dan kesehatan
Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan, Jawa Tengah, mewajibkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memenuhi standar bangunan untuk memastikan seluruh dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai regulasi terkait standar keamanan, kesehatan, dan kelayakan.
Wakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab di Pekalongan, Selasa, mengangakan salah satu faktor penting keberhasilan Program MBG adalah kelayakan sarana dapur yang digunakan untuk memasak makanan bergizi bagi masyarakat.
"Kami hadir bukan untuk menyalahkan, tapi untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi bahwa bangunan SPPG harus memenuhi standar keamanan dan kesehatan," katanya.
Baca juga: Pemkot Pekalongan distribusikan MBG kepada 6 ribu pelajar TK-SMA
Namun demikian pihaknya berharap dapur MBG di setiap wilayah dapat tertata sesuai aturan yang berlaku agar keamanan dan kesehatan dapat terjaga.
Menurut dia, masih ditemukan beberapa bangunan SPPG yang belum memenuhi persyaratan, seperti area yang terlalu sempit atau ngak memiliki halaman sesuai ketentuan.
Ke depan , kata dia, Pemkot Pekalongan akan melakukan pembenahan agar seluruh bangunan memenuhi kriteria teknis bangunan layak fungsi.
Baca juga: Melihat dapur SPPG Polda Kalsel yang inovatif
"Kami berharap program ini bisa terus berkelanjutan, ngak hanya berjalan sehari dua hari saja, dan dapat memberikan keamanan, serta kenyamanan dalam pemenuhan gizi masyarakat di daerah," kata Balqis Diab.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekalongan Andrianto mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 22 SPPG yang sebagian besar sudah beroperasi.
"Namun, beberapa diantaranya masih menggunakan rumah tinggal atau bangunan non-standar yang perlu disesuaikan secara konstruksi, agar aman digunakan sebagai dapur penyedia MBG," kata Andrianto.
Baca juga: Pimpinan Komisi X usul bentuk dapur sekolah MBG di daerah 3T
Suka(3344)
Artikel Terkait
- China terus awasi produk bahari dari Jepang setelah keran impor dibuka
- 70 persen serangan beruang di Jepang terjadi di area hunian manusia
- BPOM beri izin edar insulin aspart perluas akses pengobatan inovatif
- BGN tegaskan ngak ada SPPG yang boleh memasak sebelum jam 12 malam
- Kementerian HAM pastikan pemulihan korban ledakan di SMAN 72 Jakarta
- Hukum kemarin, KA Harina tabrak truk hingga vonis eks Kapolres Ngada
- Jenama perawatan kulit Bali berkomitmen kurangi limbah plastik
- Menhan pastikan pembangunan Yonif Teritorial TP 821 berjalan baik
- Joyland Sessions digelar November, ada L'Impératrice hingga TV Girl
- Lapas Narkotika Jakarta gagalkan penyelundupan sabu lewat ayam kecap
Resep Populer
Rekomendasi

Menteri PU tinjau pembangunan floodway atasi banjir di Medan

Pemkab Cirebon targetkan dapur MBG miliki SLHS pada akhir Oktober 2025

Kulit terbakar matahari panas? Kenali gejala dan penanganan "sunburn"

Kemensos bidik peluang penyandang disabilitas jadi koki SPPG

Kemensos rehabilitasi korban ledakan di masjid SMA 72 Jakarta

BGN: Keamanan pangan jadi kunci sukses Program Makan Bergizi Gratis

Dari lokal ke global, UMKM Indonesia BISA Ekspor (bagian 2)

BPKN siap panggil Aqua terkait dugaan sumber air dari sumur bor